Aksara Sunda di Linux Ubuntu

ᮃᮊ᮪ᮞᮛ ᮞᮥᮔ᮪ᮓ ᮓᮤᮔ ᮜᮤᮔᮥᮟ᮪

oleh:
Ilham Nurwansah
ilhamnurwansah@gmail.com
twitter: ilham_noer1

Pengantar
Setelah aksara Sunda diterima kedalam sistem pengkodean karakter huruf internasional oleh konsorsium Unicode, pemakaian font aksara Sunda dalam dunia komputerisasi dapat semakin dinikmati secara luas. Selain dapat digunakan pada sistem operasi Windows, aksara Sunda Unicode juga dapat digunakan dengan baik pada sistem operasi lain seperti Mac OS dan distro Linux.

Dalam tulisan ini akan dibahas penggunaan font aksara Sunda Unicode dalam sistem operasi Linux. Distro Linux yang digunakan untuk menguji kompatibilitas font Aksara Sunda Unicode dalam tulisan yaitu Ubuntu 10.10 Maverick Meercat versi desktop.

1. Instalasi Font
Secara bawaan (default), Ubuntu 10.10 telah memasukkan tabel karakter aksara Sunda kedalam sistemnya, namun tidak disertai dengan font aksara Sunda Unicode sehingga karakter hurufnya tidak dapat ditampilkan. Untuk dapat menampilkan setiap karakter aksara Sunda dengan benar, maka pastikan untuk memasang font sundaneseunicode.ttf terlebih dahulu.

caranya:

  1. unduh file font sundaneseunicode.ttf
  2. salin ke dalam folder /usr/share/font/truetype

Maka hasilnya, aksara Sunda dapat tampil pada Character Map Ubuntu. Untuk mengeceknya, dapat dilihat melalui Accessories – Character Map.

Pada jendela Character Map dapat dilihat pemetaan karakter aksara Sunda (Sundanese) ditempatkan secara alfabetis setelah aksara Sinhala. Aksara-aksara daerah Indonesia lainnya yang terdapat dalam Character Map Ubuntu 10.10 bersama dengan aksara Sunda adalah aksara Bali (Balinese), Bugis (Buginese), Jawa (Javanese) dan Rejang (Rejang).

Sampai pada tahap ini, maka linux ubuntu dapat membaca aksara Sunda yang terdapat pada website maupun dokumen tulis lainnya. Misalnya bila anda membuka sebuah situs yang mengunakan font aksara Sunda Unicode, maka karakter aksara Sunda pada situs tersebut dapat dibaca (tampil) dengan baik.

2. Instalasi dan Pengaturan Metode Input Papan Tombol
Setelah akasara Sunda dapat ditampilkan pada linux, selanjutnya bila ingin menggunakan aksara Sunda untuk mengetik di linux maka ada beberapa tahap pengaturan yang harus dilakukan sehingga anda dapat mengetikkan aksara Sunda pada berbagai aplikasi di linux. Tulisan terkait dengan pemasangan Input Fonetik Aksara Sunda di Linux juga dapat dilihat di web pribadi Kang Julian Firdaus.

Seperti dalam cara pemasangan font aksara Sunda pada Windows, hal yang harus dilakukan pertama kali adalah memasang font Sundanese Unicode ke dalam folder font sistem seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Langkah selanjutnya adalah memasang layout papan tombol sebagai media input aksara Sunda Unicode. Hal ini dilakukan karena font Sundanese Unicode memiliki slot unik tersendiri yang disediakan oleh Unicode, sehingga karakter aksara Sunda tidak akan muncul saat diketikkan bila menggunakan layout papan tombol bawaan sistem operasi yang menggunakan papan tombol Latin (English).

2.1 Pemasangan (via GUI)

  1. Pastikan komputer terhubung dengan internet
  2. jalankan Synaptic Package Manager (System-Administration-Synaptic Package Manager), cari file m17n (multilingualization)
  3. centang (Mark for Instalation) seluruh dependensinya. Apply.
  4. download file metode input aksara Sunda ini: su-phonetic.mim
  5. simpan/salin ke dalam folder usr/share/m17n (sebagai root)
  6. atur izin (permission) file su-phonetic.mim agar dapat diakses oleh seluruh user.
  7. Restart komputer anda

2.2 Pengaturan
Bila semua file yang diperlukan diatas telah selesai terpasang, langkah selanjutnya yaitu mengatur aksesibilitas papan tombol dan panel SCIM (Smart Common Input Method) untuk mengetikan aksara Sunda.
Caranya:

  • Buka jendela SCIM melalui System-Preferences-SCIM Input Method Setup.

  • pada tab IMEngine pilih Global Setup.
  • Pilih Other, pastikan su-phonetic aktif (tanda centang).
  • untuk mematikan/menghidupkan sistem input aksara lainnya dapat dilakukan dengan cara mengatur tanda centang pada metode input bahasa yang dipilih.
  • Apply, OK.


Selanjutnya yang dilakukan adalah mengatur kebiasaan (behavior) tampilan panel pada desktop.
Caranya:

  • Pada jendela SCIM pilih tab Panel-GTK.
  • Pengaturan yang saya gunakan adalah seperti terlihat di bawah ini (memunculkan panel setiap saat), namun dapat disesuaikan dengan kebutuhan anda.
  • Apply, OK
  • Restart komputer (disarankan), agar hasil pengaturan dapat diterapkan dengan benar.

3. Pengujian/Penggunaan
Bila langkah-langkah di atas telah ditempuh, secara teknis Ubuntu telah siap digunakan untuk mengetikkan aksara Sunda. Untuk mengujinya kita buka aplikasi Office (Open Office/Libre Office).
Perhatikan panel SCIM yang muncul di desktop, kemudian pilih su-phonetic untuk mengetikkan aksara Sunda dan English/Keyboard untuk mengetikkan huruf Latin (normal).


Gambar di atas adalah hasil pengetikan aksara Sunda dengan menggunakan panel SCIM untuk papan tombol su-phonetic (atas) dan English/keyboard (bawah) tanpa harus merubah font (Times New Roman). Aksara Sunda ternyata langsung dikenali oleh sistem Ubuntu sehingga meskipun saat mengetik menggunakan font Times New Roman (atau font apapun), bila panel papan tombolnya diubah menjadi su-phonetic untuk mengetikkan aksara Sunda, maka secara otomatis aksara Sunda (dengan font Sundanese Unicode) akan muncul. Hal ini berlaku pada seluruh aplikasi yang terpasang pada linux kecuali aplikasi yang dijalankan melalui Wine.

Dengan menggunakan sistem pengubah metode input papan tombol SCIM, maka banyak hal yang dapat dilakukan. Selain untuk mengetik di aplikasi Office dan Grafis, metode input su-phonetic juga dapat digunakan untuk mengubah nama folder, browsing internet, programming, chating, facebook, dll.

4. Pemetaan Papan Tombol (layout)
Layout pemetaan aksara Sunda pada papan tombol linux disesuaikan dengan rancangan papan tombol aksara Sunda yang telah dibuat untuk Windows, seperti yang dapat dilihat di bawah ini:

Layout Papan Tombol dalam posisi normal

Layout Papan Tombol dalam posisi normal


Layout Papan Tombol dalam posisi Shift

Layout Papan Tombol dalam posisi Shift

Dengan sistem input satu tombol satu karakter yang digunakan dalam rancangan ini maka untuk mendapatkan susunan aksara yang benar diperlukan ketelitian yang cukup tinggi saat mengetikkan aksara Sunda agar tidak terjadi kesalahan membaca.
Contoh penulisan:

5. Variasi Pilihan Font
Selama ini telah ada beberapa model variasi font aksara Sunda yang dapat digunakan. Beberapa diantaranya telah memenuhi standar pengkodean Unicode untuk aksara Sunda dan yang lainnya masih mengunakan pemetaaan Unicode untuk huruf latin.

1. Font Ngalagena (ttf)
grafis:

pengkodean: Unicode-Latin
author: Dian Tresna N.

2. Font PakuanLatin (otf)
grafis:

pengkodean: Unicode-Latin
author: Dian Tresna N. – U. Kinanti

3. Font Sundanese Unicode (ttf)
grafis:

pengkodean: Unicode-Sundanese (standar resmi)
author: Tim Unicode Aksara Sunda

4. Font Sangkuriang Sunda (ttf)
grafis:

pengkodean: Unicode-Sundanese
author: Ilham Nurwansah
download: Rilis Font Sangkuriang Sunda Unicode

Untuk font yang menggunakan pemetaan papan tombol huruf latin (nomor 1 dan2), penggunaannya tidak memerlukan perubahan sistem input melalui SCIM, cukup hanya mengubah pilihan font saja. Namun bila digunakan dalam website, penamaan folder/sistem, dsb. karakter aksara Sunda tidak akan muncul, melainkan tetap aksara latin.

6. Kelebihan
Font yang telah terstandarisasi pengkodean Unicode Aksara Sunda dengan menggunakan bantuan SCIM untuk menginput karakter dalam Linux Ubuntu memiliki beberapa kelebihan, diantaranya:

  • Tampil (rendering) di aplikasi office: LibreOffice, OpenOffice
  • Tampil di aplikasi grafis: InkScape, Gimp,
  • Tampil di sistem: terminal, login screen, folder, nautilus explorer, text editor dll.
  • Tampil di browser/chat: Mozila Firefox, Chromium, Emphaty, Skype dll.

Masih banyak aplikasi yang belum diuji kompatibilitasnya dengan Aksara Sunda Unicode. Namun secara umum dapat dikatakan bahwa aksara Sunda Unicode telah mendukung untuk digunakan dalam sistem operasi linux.

7. Kekurangan
Ketika dilakukan pengujian dalam beberapa aplikasi yang terpasang di Ubuntu, ditemukan kelemahan (bug) yang mengakibatkan aksara Sunda tidak tampil (render) dengan sempurna.
Kesalahan rendering karakter aksara Sunda hanya ditemukan pada aplikasi Office (LibreOffice/OpenOffice). Ketika mengetikkan karakter vokalisasi dan rarangkén berganda dalam satu karakter konsonan hasilnya menjadi bertumpuk,

hal ini disebabkan karena Rancangan Huruf Kompleks (Complex Script Layout) yang terdapat pada aksara Sunda Unicode tidak dapat terbaca oleh LibreOffice. Untuk alternatif pemecahan bug ini, saya belum menemukan referensi yang cukup. Namun demikian kekurangan rendering ini tidak ditemukan pada aplikasi lainnya, artinya untuk menulis frasa yang sama (deungkleung déngdék) dengan vokalisasi dan rarangkén berganda pada satu konsonan dapat ditampilkan dengan benar.

Selamat Mencoba! [iNs]

Daftar Link Seputar Cianjur

Cianjur telah berumur 334 tahun dan telah mengalami banyak perubahan dan semakin menuju kemajuan dalam berbagai bidang. Dalam era cyber sekarang ini berbagai informasi tentang Cianjur dapat semakin mudah diakses melalui media internet. Untuk semakin memudahkan mengkakses informasi tersebut di bawah ini dikumpulkan bebrapa link yang membahas berbagai informasi menarik tentang kota Cianjur tercinta.
Selamat menjalajahi Cianjur dalam dunia maya!
Profil Cianjur
• www.id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Cianjur
• www.su.wikipedia.org/wiki/Kabupatén_Cianjur
• www.en.wikipedia.org/wiki/Cianjur
• www.thefullwiki.org/Cianjur
• www.kotacianjur.wordpress.com
• www.ciptakarya.pu.go.id/profil/profil/barat/jabar/cianjur.pdf

instansi dinas-pelayanan pasyarakat
• www.cianjurkab.go.id
• www.polrescianjur.wordpress.com/
• www.pa-cianjur.go.id
• www.pn-cianjur.go.id
• www.kphcianjur.perumperhutani.com
• www.promkes-cianjur.info
• www.gpdicianjur.org/
• www.disperta.cianjurkab.go.id/
• www.forum-disperta-kab-cianjur.2290231.n4.nabble.com
• www.cianjur.siap.web.id/
• www.cianjur.dapodik.org

Berita
• www.blog.cianjurnews.com
• www.beritacianjur.blogspot.com
• www.cianjur.tv/
• www.cianjurcybercity.com
• www.radiotjandrafm.com

sekolah-edukasi-perguruan tinggi:
• www.unsur.ac.id/
• www.sman1cianjur.sch.id
• www.smandacianjur.sch.id/
• www.sman1cibeber.sch.id
• www.mantanggeung.web.id
• www.manpacet-cnj.sch.id
• www.vedca.net/
• www.cianjur.sonysugemacollege.com
• www.bpkpenabur.or.id/id/school/sdkcjr
lebih banyak daftar link blog sekolah di Cianjur dapat dilihat di: http://rivafauziah.wordpress.com/komunitas-blog-cianjur/

Seni-Budaya
• www.perceka.wordpress.com
• www.silatindonesia.com/tag/cianjur/
komunitas
• www.ngawangkongcianjur.blogspot.com
• www.wargacianjur.blogspot.com
• www.cianjurtiger.goodforum.net/
• www.cianjur.linux.or.id
• www.cianjur-online.com
• www.cianjur.org/
• www.cianjur.olx.co.id
• www.cianjur33.forumotion.com
• www.hvc-cianjur.niceboard.com
• www.bloggercianjur.blogspot.com
• www.ayampelung.com

usaha-bisnis
• www.hotel-cianjur.com/
• www.saungcianjur.com/
• www.kaos-cianjur.blogspot.com
• www.cianjurwebmaster.com
• www.batikbeasan.dicianjur.com
• www.puncakpassresort.com
• www.hotfrog.co.id/Companies/Agen-Beras-Cianjur
• www.cianjur.pasang.com/
• www.cianjur.if.co.id

informasi wisata-perjalanan
• www.puncakview.com/
• www.cianjuradventure.com
• www.maplandia.com/indonesia/jawa-barat/cianjur/
• www.tripadvisor.com/Tourism-g1006216-Cianjur_Java-Vacation
• www.wikitravel.org/en/Cianjur
• www.mapcarta.com/Cianjur

blog personal
• www.ginan.wordpress.com
• www.rivafauziah.wordpress.com
• www.badotinside.blogspot.com

Selain dari tautan-tautan di atas, masih banyak lagi website yang membahas tentang Cianjur. Bila anda memiliki inormasi tambahan tentang web/blog yang membahas seputar Cianjur, silahkan berbagi informasi di artikel ini dengan menambahkan komentar dan alamat link di akhir artikel ini.-iNs-

Wewengkon Cianjur dina Naskah Buhun

ku: Ilham Nurwansah

Dina naskah-naskah Sunda kuna teu kacaturkeun ayana wewengkon anu ngaranna Cianjur ngan sahenteuna aya sababaraha patempatan di wewengkon Cianjur harita anu kiwari masih bisa dipikawanoh, diantarana Gunung Agung (Gunung Gedé), Citarum,Cisokan, jeung Ciranjang

Iwal ti patempatan kasebut, ogé aya hiji ruruntuk wangunan buhun di wewengkon kacamatan Agrabinta anu dianggap minangka rurutuk hiji karajaan buhun. Ngeunaan hal ieu, dina naskah Pangéran Wangsakerta disebutkeun hiji wewengkon di lebah kidul karajaan Salakanagara Tanjung Kidul anu dayeuhna di Agrabintapura. Éta wewengkon téh dipingping ku salahsahiji adi Déwawarman, Raja Salakanagara, nayéta Swita Liman Sakti. Agrabinta ogé disebutkeun dina naskah Pangéran Wangsakerta minangka salah sahiji tina 44 wewengkon kakawasaan karajaan Tarumanagara nalika dipingpin ku Raja Wisnuwarman.
Dalah ceuk saurang ahli arkéologi jeung kasajarahan Sunda buhun mah di Cianjur téh aya hiji situs nu mangrupa pangreureuhan pamungkas tokoh Bujangga Manik dina hirupna, nyaéta di patempatan anu kiwari katelah situs Gunung Padang di wewengkon pakidulan Cianjur.

Sanajan kitu, ari situs Gunung Padang ceuk hasil panalungtikan sababaraha ahli arkéologi jeung géologi mah geus nyampak ti saméméh jaman Hindu-Budha, atawa kira-kira puluhan rébu taun ka tukang dina jaman mégalitikum. Ieu hal téh ngandung harti yén mangrébu-rébu taun ka tukang di wewengkon anu kiwari disebut Cianjur téh geus aya kahirupan manusa kalawan boga pangaweruh luhur anu geus bisa nyieun wangunan sakitu agréngna, nu numutkeun hasil ngabanding-banding jeung situs sarupa di Asia Tenggara mah, ieu situs téh mangrupa situs mégalitikum panggedéna.<br>

Upama ditilik tina tapel wates wewengkon Cianjur kiwari lebah wétan nyaéta walungan Citarum, numutkeun katerangan nu kacatet dina Naskah Pangéran Wangsakerta Cianjur kungsi aya dina kakawasaan sababaraha karajaan Sunda-Hindu, diantarana karajaan Salakanagara, karajaan Tarumanagara, karajaan Sunda jeung karajaan Pajajaran. Ieu hal téh diwuwuhan ku bukti ayana sababaraha situs anu aya arcaan atawa ciri lian anu nandakeun kapercayaan Hindu-Budha harita di sababaraha pasir nu sumebar di wewengkon Cianjur kayaning situs Pasir Gada, situs Pasir Pogor, situs Gunung Putri, situs Kampung Kuta jrrd.

Referensi

  • J. Noorduyn & A. Teeuw. 2009. Tiga Pesona Sunda Kuna. ISBN 9789794193563. Jakarta:PT Dunia Pustaka Jaya
  • Atja. 1968. Tjarita Parahijangan. Bandung: Yayasan Kebudayaan Nusalarang
  • Wangsakerta, P. (1679-1682). Pustaka Rajyarajya i Bhumi Nusantara, Parwa II Sarga 2 dan Sarga 4, Parwa III Sarga 1,2, dan 3. Bogor: Transliterasi Saleh Danasasmita
  • Yoseph Iskandar. 2001. Sejarah Jawa Barat (Yuganing Rajakawasa). Bandung:CV Geger Sunten
  • Agus Aris Munandar.2007.Bangunan Suci Pada Masa Kerajan Sunda, Tinjauan Terhadap Kerangka Analisis.prosiding dina Seminar Sejarah dan Kebudayaan Sunda Kuna, Kampung Budaya Sindangbarang, Bogor
  • Budi Brahmantyo.Keagungan Situs Megalitik Gunung Padang. Pikiran Rakyat, Jumat, 20 Januari 2006
  • Haris Sukéndar.-. Peninggalan situs megalitikum di kabupaten Cianjur. Jakarta:Puslit Arkenas

Kaca Salajengna »


Ilham on Facebook

Arsip

Grup Naskah Sunda Kuna

Naskah Sunda Kuna

nu nganjang

stats for wordpress

nu online

free counters

Ngawangkong


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.